Sabtu, 29 April 2017

SENYUMAN ADALAH IBADAH

Senyuman yang tulus tidak dapat dibeli, ia datang dari hati yang ikhlas, walaupun terjadi hanya sekejap, tetapi kenangannya kadang berlangsung selamanya. Senyum bernilai ibadah karena bisa menciptakan kebahagiaan di sekitar kita. Senyuman mendatangkan ketenangan bagi jiwa yang gelisah, menceriakan orang yang berkecil hati dan membuat gembira orang yang lagi bersedih hati.

Senyuman membuat perasaan orang disekitarnya nyaman dan senang. Membuat pikiran lebih jernih, perasaan menjadi lebih baik,  mengurangi stress dan jiwa menjadi awet muda.

Wajah yang penuh senyuman adalah akhlak Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam.
Sebagaimana yang diceritakan oleh sahabat Jarir bin Abdillah Radhiallahu’anhu :
“Sejak aku masuk Islam, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam tidak pernah menghindari aku jika aku ingin bertemu dengannya, dan tidak pernah aku melihat beliau kecuali beliau tersenyum padaku” (HR. Bukhari
)

Senyuman juga hal yang diperintahkan oleh beliau kepada ummatnya dalam berinteraksi sosial. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:
“Senyummu terhadap wajah saudaramu adalah sedekah”(HR. Tirmidzi
)

Ternyata sedekah itu tidak harus dengan uang atau harta benda saja.
Cukup menggerakkan otot wajah dan bibir, membentuk sebuah senyuman, seseorang sudah bisa bersedekah.
Semakin banyak senyuman maka semakin banyak pula sedekah kita. Andai anda berat untuk tersenyum, setidaknya janganlah bermuka masam, kecut, sinis kepada orang lain. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:“Janganlah engkau meremehkan kebaikan sekecil apapun, walaupun itu berupa cerahnya wajahmu terhadap saudaramu..( H.R.Muslim).


Tidak ada komentar:

Posting Komentar