Aku tahu rezkiku takkan diambil orang,
makanya hatiku selalu tenang.
Aku tahu amalku takkan dikerjakan orang ,
makanya aku sibuk berjuang
Rezki sama sekali bukan yang tertulis sebaqai
angka gaji.
Aneh tapi nyata. Seorang pemilik jejaring
rumah makan disebuah kota besar dengan penghasilannya yang mencengangkan, punya
kebiasaan yang lebih mencengangkan di mana
seumur hidupnya ia tidak pernah tidur di
atas kasur yang empuk karena kasur yang empuk akan membuat punggungnya ngilu.
Dia hanya bisa beristirahat jika menggelar tikar di atas lantai dingin, tepat
di depan pintu rumahnya.
Rezki sama sekali bukan soal apa yang
sanggup dibeli.
Luar biasa tentang kisah seorang pemilik
saham terebesar dari maskapai
penerbangan besar di dunia yang
menjalankan lebih dari seratus pesawat terbang , tertapi dia menderita hyperphobia, yakni rasa takut terhadap ketinggian,
sehingga seumur hidupnya dia tidak
pernah berani untuk naik pesawat terbang.
Rezki sama sekali bukan soal apa yang bisa
dikuasai dan dimiliki.
Subhanallah! Ada seorang lelaki yang bersahaja yang
sepanjang hidupnya tidak pernah mampu
membeli sebuah mobil, tetapi
Allah telah menetapkan bahwa rezekinya
adalah naik mobil kemana mana, para tetangganya selalu antri memohon
kepadanya mengatakan:”Mas, tolong hari ini pakai mobil saya untuk kegiatannya
ya, saya senang kalau mas yang pakai , sungguh karenanya terasa ada berkah
buat kami sekeluarga”. Adapun sipemilik
mobil pergi ke kantornya dengan mengayuh sepeda, sebab begitulah saran dokter
kepadanya.
Ada orang yang bergaji besar sampai seratus
juta perbulan, tetapi tentu rezkinya sebenarnya tidak sebanyak itu. Sebab ketika ia hendak meminum minuman yang
segar dan manis dan hendak menyantap kue yang legit, segera dikatakan
kepadanya:” Awas Pak, Kadar gulanya!”.
Ketika hendak menikmati hidangan
yang gurih dengan santan yang menggoda dan daging yang lembut, cepat cepat dia
diingatkan:”Awas Pak, Kolesterolnya”.
Ketika sup terasa hambar dan garam begitu menggoda, bergegaslah teguran
datang:”Awas Pak. Tekanan darahnya”.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar