Bahagia adalah kata yang paling banyak menyihir hidup
manusia, setiap hati merindukannya,
setiap orang mengejar dan mengharapkannya, namun tak jarang ia bagaikan
bayangan yang semakin dikejar semakin jauh sementara ketika kita lari
meninggalkannya malah dia yang mengejar kita. Banyak orang yang tertipu mencari
bahagia di luar dirinya padahal bisa ditemukan didalam diri sendiri dengan cara
menata hati dan perilaku.
Orang yang mengira bahagia itu terdapat dalam banyaknya
harta hanya akan menemukan fata morgana yang
dari jauh kelihatan bagai air yang menyegarkan, tapi setelah di telusuri hanya
menemukan padang luas yang kering tanpa setetas airpun didalamnya. Setelah
harta didapatkan malah kebahagiaan semakin jauh, yang bertambah malah
kegelisahan hati dan bertambah beratnya beban pikiran.
Ada pula orang yang menduga bahwa bahagia itu terdapat
pada pangkat, jabatan dan kedudukan , tapi setelah didapat ia hanya bagaikan
air laut yang semakin diminum semakin haus dan betapa banyaknya orang yang
dengan pangkat menjadi celaka dan terdampar di jurang kehancuran dan menuai
luka hati yang amat dalam.
Alangkah baiknya kita nmencoba menemukan bahagia dengan
menata hati mengenal makna dan hakikat hidup, menyadari siapa diri kita yang
sebenarnya sebagai makhluk ciptaan Allah yang paling mulia, untuk menjadi
khalifah Allah di muka bumi dengan prinsip
menghambakan diri kepada-Nya, memberi makna pada harta dan kedudukan
menjadi lapis-lapis keberkahan. Mengemudi hati di jalan lurus, selalu bermesra
dengan-Nya dalam ringkasnya hidup. Berangkat dari seayat ilmu yang bermanfaat
dan setetes rezki yang halal lagi baik menjadi segerak amal yang memperindah
isi bumi, dan melahirkan bersusun-susun rasa bahagia dalam diri, di
tengah-tengah keluarga, dilingkungan masyarakat dan akhirnya melebar ke
seantero dunia.
Seandainya saja kita mampu mengikuti jejak dan langkah
panutan kita Nabi Muhammad SAW dalam mencari kebahagiaan hidup dan ketenangan
jiwa maka tentu saja kita akan menjadi bagian dari pembawa rahmat bagi semesta
alam.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar