Jika kita ingin berbahagia maka Kita
harus redha untuk menerima apa yang telah ditetapkan oleh Allah kepada kita, baik itu bentuk fisik, harta,
anak, tempat tinggal ataupun bakat, begitu juga kita harus redha dengan
penghasilan yang kita dapatkan setiap hari setelah kita beusaha dengan
sebaik-baiknya.
Banyak orang yang fakir secara materi,
mereka tidak memiliki harta yang berlimpah dan tempat yang megah, tidak
memiliki kenderaan yang bagus, namun mereka bisa membuat hidup ini lebih
bermakna, mampu membahagiakan diri sendiri dan masyarakatnya. Hal ini karena
mereka mampu mengalokasikan semua karunia Allah dengan benar. Umur mereka
menjadi berkah, waktu-waktu dan potensi yang mereka punya juga membawa berkah.
Sebaliknya ada sekelompok orang yang
oleh Allah diberi harta yang banyak, anak banyak dan nikmat berlimpah, namun
semua itu malah menjadi penyebab kesengsaraan yang menggiring mereka untuk
selalu cemas, gelisah dan gundah.
Ridha kepada Allah akan membuat anda
senantiasa menerima hukum-hukum-Nya, patuh kepada perintah-perintah-Nya, dan mau meninggalkan
larangan-larangannya. Rela dengan semua nikmat dan musibah, rela dikala sehat
dan sakit serta redha pula disaat kaya dan miskin, Karena Allah yang maha
Bijaksana amat senang kepada kepada hamba-hamba-Nya yang redha menerima
ketentuan-Nya yang semuanya mengandung
hikmah dan kebaikan. Dan Dia selalu memilihkan yang terbaik dan terindah untuk
hamba-hamba-Nya.
Ridha kepada ketentuan Allah akan
mengusir kegundahan, kegelisahan dan kesedihan. Ridha kepada ketentuan Allah
akan menepis segala keraguan kebingungan dan guncangan jiwa. Ridha kepada Allah
akan membawa kepada ketengangan jiwa yang bermuara kepada kebahagiaan yang
hakiki.
Ukuran nilai kita adalah sebesar apa yang telah kita berikan, sebesar
apa amal yang telah kita baktikan atau manfaat yang telah kita suguhkan, serta
semulia apa akhlak yang telah kita tampilkan. Maka janganlah bersedih dengan harta yang lepas dari genggaman, atau
keluarga yang pergi meninggalkan, namun twerimalah ap0a yang telah Allah
bagikan dengan penuh kerelaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar