Ya Allah Tuhan yang maha Mendengar, dengarkanlah
rintihan hati kami yang sering menjerit walau tanpa suara
Kami yang tak jarang menangis walau tanpa air mata, karena
terjerat
oleh duka, terkungkung
dalam lara,
yang hanya bisa diam mendesah dalam pilu
Merana
dalam kesepian dan kecewa dalam keterasingan
Ya Allah Tuhan yang maha Memudahkan, mudahkanlah perjuangan kami untuk mengibarkan panji panji kebenaran,
mencerdaskan anak negeri yang sedang rindu menanti. Menerangi lorong-lorong
hidup yang tertutup oleh awan kegelapan. Membawa perobahan menuju hidup yang penuh arti. Melunakkan hati yang sudah membatu, mengikis jiwa kebinatangan dengan membangun
kemanusiaan. Membuktikan kepada dunia bahwa Islam adalah rahmat begi seluruh alam.
Bahwa Islam itu penuh pesona, damai dan indah
Wahai Allah, Tuhan yang maha menguasai segala Ilmu dan maha bijaksana dalam
mencardaskan manusia.
limpahkanlah kekuatan pada ilmu yang telah kami dapatkan untuk menghancurkan tiang-tiang kezaliman, meruntuhkan bangunan
angkara murka, mengikis habis benteng kesesatan, menundukkan segala bentuk kebatilan dan mencabut kerusakan sampai ke
akar-akarnya.
Jangan biarkan kami terombang ambing oleh badai kepalsuan, lalu karam digulung gelombang pencitraan, akhirnya hilang di
tengah-tengah samudera kenistaan , dan tiada berhasil mencapai tanah impian. Tapi jadikanlah kami menjadi bintang kehidupan yang bisa mengantarkan generasi baru yang punya ilmu seluas samudera. Menuntun ummat agar bisa merapat di dermaga hidayah-Mu
Membimbing yang tersesat ke arah jalan yang lurus.
Membawa yang kebingungan untuk diterangi cahaya-Mu.
Membawa yang kebingungan untuk diterangi cahaya-Mu.
Duhai Allah ! Tuhan kami yang penuh pesona!
Sayangi kami seluas rahmat-Mu laksana laksa kasih-Mu. Sayangi kedua orang tua
kami yang sampai detik ini tetes demi tetes keringatnya mengalir demi
pendidikan kami, yang do’a dan air matanya belum kering demi cita-cita kami,
yang senantiasa tersenyum membalut keperihan hatinya demi untuk menyemangati kami, mereka tidak mau merasa bahagia kalau kami tak bahagia.
Sayangi pula guru guru dan dosen-dosen kami yang tak terhitung jumlahnya,
yang tidak pernah lelah mengajari kami, membuka mata kami untuk mengenal dunia
dan penciptanya, hanya engkaulah yang membalas jasanya, kami hanya mampu
memberinya gelar pahlawan tanpa tanda jasa.
Gantilah
keperihan mereka dengan kesenangan
Jadikan kesedihan mereka sebagai awal kebahagiaan
Sirnakan kecemasan mereka menjadi rasa tenteram
Dinginkan kegerahan hati mereka dengan salju keimanan
Padamkan gelora jiwa mereka dengan air keyakinan.
Jadikan kesedihan mereka sebagai awal kebahagiaan
Sirnakan kecemasan mereka menjadi rasa tenteram
Dinginkan kegerahan hati mereka dengan salju keimanan
Padamkan gelora jiwa mereka dengan air keyakinan.
Ya Allah, kekasih orang-orang yang
shaleh
Engkaulah penentram hati
orang-orang yang gelisah
penyambut seruan orang yang
menderita
tumpuan harapan orang yang sengsara
Kami ingin ketergantungan kami hanya
kepada-Mu.
Jika
Engkau mengusir kami dari pintu-Mu
Maka
kepada siapa lagi kami akan mengharap
Derita kami takkan sirna kecuali dengan karunia-Mu.
Penyakit kami hanya bisa disembuhkan dengan obat-Mu
Duka kami hanya dapat hilang dengan kasih
sayang dan karunia-Mu
Ajari kami mengenal keagungan-Mu.
Dengarkanlah seruan kami,
kabulkanlah permohonan kami.
Lepaskan kami dari kesulitan dan
penderitaan,
Mudahkan kami dalam memenuhi
kebutuhan kami
Walaupun perjuangan kami teramat
berat
Kami ingin mengakhiri hidup kami
dengan husnul Khatimah.
Kami akui kelemahan kami, kami
sadari kekurangan kami,
Dengan sepenuh hati kami mohon
ampunilah
dasa-dosa kami.
Ananda semua adalah mahasiswa kami, sudah bagai anak belahan jiwa kami
Setiap hari antara kita ada canda dan tawa tapi tak menghilangkan wibawa
Di relung hati kita ada cinta kasih yang mendunia yang membuat wajah selalu ceria, bibir merekah dengan senyuman, dan mata menjadi bercahaya. Cinta kita bagaikan aliran listrik yang mengalir melalui kabel hati yang memancarkan cahaya kemilau dan menimbulkan kehangatan.
Setiap hari antara kita ada canda dan tawa tapi tak menghilangkan wibawa
Di relung hati kita ada cinta kasih yang mendunia yang membuat wajah selalu ceria, bibir merekah dengan senyuman, dan mata menjadi bercahaya. Cinta kita bagaikan aliran listrik yang mengalir melalui kabel hati yang memancarkan cahaya kemilau dan menimbulkan kehangatan.
Empat tahun lebih kita bersama, tak terasa waktu berlalu, akankah impian jadi kenyataan? Jawabannya ada di medan perjuangan.
Pertemuan kita tak pernah kusesali. Perpisahanpun tak akan kutangisi, walaupun akan jauh di mata tetapi akan selalu dekat di hati.
Wahai yaa Allah. Tuhan yang maha memberkati. Berkatilah kebersamaan kami di
STAI Bumi Silampari Lubuklinggau. Setiap hari antara kami ada canda dan
tawa tapi tak menghilangkan wibawa. Di relung hati kami ada cinta kasih yang mendunia yang membuat wajah selalu ceria, bibir merekah
dengan senyuman, dan mata menjadi bercahaya. Cinta kita bagaikan aliran listrik
yang mengalir melalui kabel hati yang memancarkan cahaya kemilau dan
menimbulkan kehangatan. Pertemuan kkami tak pernah kami sesali. Perpisahanpun tak akan kami tangisi, walaupun akan jauh di mata tetapi akan
selalu dekat di hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar