Jumat, 26 Agustus 2016

PERBAHARUILAH IMAN

Memperbaharui iman adalah sangat penting bagi setiap muslim, karena godaan syetan juga tidak pernah berhenti, hawa nafsu setiap waktu menginginkan sesuatu dan pengaruh dunia yang datang silih berganti penuh pesona dan selalu memabukkan.

Karena terlalu banyak kesibukan orang sering melupakan kalbunya yang juga harus mendapat perhatian khusus agar senantiasa ikhlas dalam beramal, jujur dalam tindakan, teguh dalam pendirian, sabar dalam menghadapi cobaan, bersyukur terhadap segala nikmat dan selalu bewtawakkal kepada Allah dalam mengejar keinginan dan cita-cita, dan yang paling penting adalah tidak pernah lupa memohon ampun kepada Allah atas semua tindakan, baik disengaja ataupun tidak disengaja.

Sering kita menemukan orang yang pada mulanya ikhlas tetapi tanpa disadarinya ia telah menjadi orang yang ria dan sum’ah (ingin dilihat dan didengar orang kebikannya). Ada orang yang pada mulanya jujur tetapi setelah bercampur dengan kelompok yang tidak jujur dia juga terbawa-bawa tidak jujur. Karena mengabaikan kalbu banyak orang yang berkata sia-sia, makan berlebih-lebihan, tidak berusaha memaksimalkan pengatruran waktunya, bermalas-malasan dan banyak tidur.

Rasulullah SAW mengingatkan dengan sabdanya:”Perbaharuilah iman kamu”; “Iman itu bisa bertambah dan berkurang, dia akan bertambah seiring dengan meningkatnya ketaatan dan dia akan berkurang sejalan dengan bertambahnya maksiat yang dilakukan”. “Hati manusia itu selalu berbol;ak balik, karena itu berdo’alah kepada Allah agar Dia mengokohkan hati kita dalam memegang teguh agama-Nya”. Dan Allah berfirman dalam surat 59; al Hasyr ayat 18-20 yang artinya:” Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu Allah menjadikan mereka lupa kepada diri mereka sendiri. Mereka itulah orang-orang yang fasik. Tiada sama penghuni-penghuni neraka dengan penghuni-penghuni surga; penghuni-penghuni surga itulah orang-orang yang beruntung”.
anyak sarana yang bisa kita gunakan untuk memperbaharui iman kita, seperti:
1.     ziarah kubur yang berpungsi untuk mengingatkan kita kepada kematian dan adanya hari berbangkit sebagai tempat dimana setiap orang diminta untuk mempertanggung jawabkan segala perbuatannya.
2.     Membaca riwayat hidup orang-orang shaleh yang menyibukkan diri mereka dengan banyak melakukan ibadah, dengan penuh kezuhudan dan kewara’annya, selalu qana’ah dan tawakkal kepada Allah. Dan para pejuang yang telah mengorbankan harta benda bahkan nyawanya dalam menegakkan agama Allah.
3.     Banyak bergaul dengan orang-orang yang shaleh, orang orang “alim dan para pejuang agama yang akan mendorong kita untuk termotivasi melakukan apa-apa yang mereka lakukan, apa lagi kalau sering duduk dan bercengkerama dengan mereka, belajar dan mendengan nasehat mereka yang membuat betrei iman menjadi seperti dicas dan menjadi kuat kembali.
4.     Membiasakan diri untuk senantiasa mentadarruskan Al-qur’an, banyak berzikir dan rajin mengerjakan amalan sunat seperti rajin shalat dhuha dan tahajjud serta banyak bersedekah, puasa sunat  dan lain-lain.
Semoga kita termasuk orang yang selalu bwerhati-hati dalam menjalani hidup dan kehidupan dengan jiwa taqwa dan tetap konsisten mengakhiri hidup dengan husnul khatimah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar