Perlindungan ibu yang
penuh dengan kasih dan sayang terhadap anak-anaknya, terutama dalam lingkungan
yang rusak, ibarat orang yang menggembalakan domba di tengah hutan belantara
yang penuh dengan binatang buas, jika domba itu jauh darinya, tidak berada
dalam jangkauan pengawasannya, maka mereka akan menjadi mangsa yang empuk bagi
binatang buas. Untuk menghindari bahaya itu maka seorang ibu harus selalu dekat
dengan anaknya, baik secara fisik, maupun secara emosional dan spritual.
Sebagai contoh ringan kita
sering kali mendengar di suatu perumahan mewah terdengar orang meninggal dalam
usia belasan tahun, padahal tidak ada wabah penyakit di situ, dan orang
tuanyapun hidup bergelimang dengan harta. Kematian itu adalah karena over
dosis, kecanduan narkoba, tawuran dan sebagainya yang diakibatkan oleh kurang
hangatnya kasih sayang di dalam rumahnya dan lemahnya pengawasan dari orang tua
terutama ibunya.
Sorga di bawah telapak
kaki ibu. Sang ibulah yang membangun surga bagi anak-anaknya dalam bentuk
kesuksesan di masa depan, karena ibu adalah lingkungan pendidikan paling dini
dalam membentuk kepribadian, kecerdasan dan mentalitas sang anak. Hal ini dapat
kita lihat pada sejumlah kisah sukses orang-orang besar dari dahulu sampai
sekarang.
Investasi terbaik seorang
ibu terhadap belahan jiwanya adalah merawat, mengasuh membimbing dan
mempersiapkan agar anaknya menjadi seorang anak yang cerdas baik secara
intelektual, maupun secara emosional, apa lagi spritualnya
Usaha dan kerja keras
untuk meninggalkan warisan kecerdasan terhadap anak adalah jauh lebih bijaksana
dari pada meninggalkan warisan harta dan kemewahan, karena dalam kenyataannya pada
akhirnya keluarga yang memiliki anak-anak cerdas akan memperoleh berbagai
kesuksesan hidup, baik material, status sosial dan sebagainya.
Besarnya peranan ibu
terhadap anaknya dapat kita pahami dari salah satu hadis Nabi yang
memerintahkan kepatuhan seorang anak kepada seorang ibu tiga kali lebih besar dari
pada kepatuhan kepada seorang ayah.
Semoga kita termasuk orang
yang menghargai betapa besarnya pengorbanan ibu dalam perjalanan hidup kita
sejak dari dalam kandungan sampai kita bisa seperti saat ini. Dan semoga
perhatian kita terhadap amanah anak yang dititipkan kepada kita tidak
terabaikan hanya karena mengejar kemewahan dan kesenangan semu, sehigga dari
rumah tangga kita muncullah manusia-manusia cerdas dan saleh.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar