Senin, 18 Januari 2016

KEAJAIBAN SEDEKAH

Orang yang paling kaya bukanlah orang yng paling banyak hartanya, tapi orang yang paling kaya adalah orang yang paling banyak sedekahnya.

Allah berfirman dalam surat al-Baqarah ayat 261 yang artinya: Perumpamaan  (nafkah  yang  dikeluarkan  oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.

Rasulullah SAW bersabda:
-     ”Belilah semua kesulitanmu  dengan sedekah”
-     “Obatilah penyakitmu dengan sedekah”
-     “Perbanyaklah sedekah, sebab sedekah bisa memanjangkan umur”
-     “Bersegeralah bersedekah, sebab bala tidak pernah mendahului sedekah”

Ali bin Abi Thalib RA Berwasiat:
”Pancinglah rezekimu dengan sedekah”
Dengan kata lain sedekah itu dapat menjadi :
-     Bankir pribadi, karena memudahkan keuangan kita
-     Dokter pribadi, karena memelihara kesehatan kita
-     Bodyguard pribadi, karena memelihara kita dari bala bencana
-     Asisten pribadi, karena memudahkan urusan-urusan kita.
Ippho Santosa dalam bukunya 7 keajaiban rezki menulis: ”Salah seorang sahabat saya bersedekah Rp.10 juta setiap harinya. Sahabat saya yang lainnya bersedekah Rp. 2 miliar setiap bulannya. Seorang artis bersedekah 75% dari pendapatan bersihnya. Dengar beginian, orang orang yang bermental miskin langsung berseru,”Gimana caranya ya, saya bisa dapat menerima sedekah sebesar itu? Sebaliknya orang-orang yang bermental kaya langsung berseru: ”gimana caranya ya saya bisa bersedekah sebesar itu?”. (hayo jujur anda termasuk yang mana? Menurut saya, lebih baik bersedekah dari pada disedekahi.)

Setiap kali saya mengajak untuk bersedekah secara jor-joran, orang-orang yang berpikir dengan otak kiri selalu punya segerobak alasan untuk menyelamatkan dompetnya. Barangkali orang orang ini menganggap Tuhan itu maha miskin, maha kikir dan maha pikun, sehingga menurutnya Tuhan tidak mau dan tidak mampu untuk membalas sedekahnya. Ah, Ngaco tuh! Karena jelas jelas Tuhan itu Maha Kaya, Maha Pemurah, dan Maha Membalas.

Terus bagaimana dengan orang orang yang berpikir dengan otak kanan? Ternyata mereka selalu punya segudang alasan untuk memperbesar sedekah, menyegerakan sedekah, dan bersedekah dalam bentuk uang. Yah, minimal 10% dari pendapatan mereka. Dan itupun terus mereka tingkatkan. Yah, walaupun sebenarnya mereka tidak terlalu mampu untuk itu, Kurang rasional memang, tapi mereka begitu yakin dengan Janji Tuhan yang tak pernah memungkiri janji-janjinya. sangat mudah bagi Allah untuk merealisasikannya, tidak sulit, hanya dengan KUN FAYAKUN maka  jadilah yang dikehendaki-Nya itu

Konon, sehebat apapun gunung, sehebat apapun besi, sehebat apapun api, sehebat apapun air, sehebat apapun angin, ternyata sedekah yang ikhlas jauh lebih hebat dari itu semua.

Hebatnya lagi, Setiap pagi ada dua malaikat yang berdo’a, “Ya Allah! Karuniakanlah balasan kepada orang orang yang bersedekah.” Yang satu lagi berseru, “musnahkanlah harta orang orang yang enggan bersedekah!.


Berdasarkan percakapan iblis dengan Nabi Muhammad SAW, diketahui bahwa ketika anda bersedekah, itu sama saja membelah tubuh iblis dengan gergaji!. Terutama bagi yang belum terbiasa maka dia akan selalu mengeluh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar