Orang yang paling kaya
bukanlah orang yng paling banyak hartanya, tapi orang yang paling kaya adalah
orang yang paling banyak sedekahnya.
Allah
berfirman dalam surat al-Baqarah ayat 261 yang artinya:
Perumpamaan (nafkah yang
dikeluarkan oleh) orang-orang
yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih
yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai: seratus biji. Allah
melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas
(kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui.
Rasulullah SAW bersabda:
-
”Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah”
-
“Obatilah penyakitmu dengan sedekah”
-
“Perbanyaklah sedekah, sebab sedekah
bisa memanjangkan umur”
-
“Bersegeralah bersedekah, sebab bala
tidak pernah mendahului sedekah”
Ali
bin Abi Thalib RA Berwasiat:
”Pancinglah rezekimu dengan sedekah”
Dengan kata lain sedekah itu dapat menjadi :
-
Bankir pribadi, karena memudahkan
keuangan kita
-
Dokter pribadi, karena memelihara
kesehatan kita
-
Bodyguard pribadi, karena memelihara
kita dari bala bencana
-
Asisten pribadi, karena memudahkan
urusan-urusan kita.
Ippho
Santosa dalam bukunya 7 keajaiban rezki menulis: ”Salah seorang sahabat saya
bersedekah Rp.10 juta setiap harinya. Sahabat saya yang lainnya bersedekah Rp.
2 miliar setiap bulannya. Seorang artis bersedekah 75% dari pendapatan
bersihnya. Dengar beginian, orang orang yang bermental miskin langsung
berseru,”Gimana caranya ya, saya bisa dapat menerima sedekah sebesar itu?
Sebaliknya orang-orang yang bermental kaya langsung berseru: ”gimana caranya ya
saya bisa bersedekah sebesar itu?”. (hayo jujur anda termasuk yang mana?
Menurut saya, lebih baik bersedekah dari pada disedekahi.)
Setiap
kali saya mengajak untuk bersedekah secara jor-joran, orang-orang yang berpikir
dengan otak kiri selalu punya segerobak alasan untuk menyelamatkan dompetnya.
Barangkali orang orang ini menganggap Tuhan itu maha miskin, maha kikir dan
maha pikun, sehingga menurutnya Tuhan tidak mau dan tidak mampu untuk membalas
sedekahnya. Ah, Ngaco tuh! Karena jelas jelas Tuhan itu Maha Kaya, Maha
Pemurah, dan Maha Membalas.
Terus
bagaimana dengan orang orang yang berpikir dengan otak kanan? Ternyata mereka
selalu punya segudang alasan untuk memperbesar sedekah, menyegerakan sedekah,
dan bersedekah dalam bentuk uang. Yah, minimal 10% dari pendapatan mereka. Dan
itupun terus mereka tingkatkan. Yah, walaupun sebenarnya mereka tidak terlalu
mampu untuk itu, Kurang rasional memang, tapi mereka begitu yakin dengan Janji
Tuhan yang tak pernah memungkiri janji-janjinya. sangat mudah bagi Allah untuk
merealisasikannya, tidak sulit, hanya dengan KUN FAYAKUN maka jadilah yang dikehendaki-Nya itu
Konon,
sehebat apapun gunung, sehebat apapun besi, sehebat apapun api, sehebat apapun
air, sehebat apapun angin, ternyata sedekah yang ikhlas jauh lebih hebat dari
itu semua.
Hebatnya
lagi, Setiap pagi ada dua malaikat yang berdo’a, “Ya Allah! Karuniakanlah
balasan kepada orang orang yang bersedekah.” Yang satu lagi berseru,
“musnahkanlah harta orang orang yang enggan bersedekah!.
Berdasarkan
percakapan iblis dengan Nabi Muhammad SAW, diketahui bahwa ketika anda
bersedekah, itu sama saja membelah tubuh iblis dengan gergaji!. Terutama bagi yang belum
terbiasa maka dia akan selalu mengeluh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar