Rasulullah SAW telah mengajarkan kepada kita betapa bahagianya bisa merayakan Cinta setiap hari setelah berpadunya dua hati dengan ikatan suci yang resmi dalam mahligai Cinta yang menyempurnakan agama.
Ikatan pernikahan yang sah telah menghalalkan dua insan memadu Kasih, telah tersandar rindu di hati, kapal merapat di dermaga Cinta, belalan jiwa yang telah lama kucari telah kutemui.
Ketika memberikan do'a restu kepada kedua mempelai yang menjadi Raja dan Ratu sehari, Nabi mengajarkan kepada kita agar membacakan do'a :"Baarakallaahu laka wabaaraka 'alaika wajama'a bainakumaa fii khair". Yang artinya:"Semoga Allah memberikan berkah dalam suka, dan semoga Allah memberikan berkah dalam duka dan semoga Allah menyatukan kamu berdua dalam kebaikan".
"Semoga Allah memberikan keberkahan dalam suka", kelapangan dan kemudahan yang ditemukan dalam mengayuh bahtera pernikahan sehingga Cinta terasa sehangat ciuman bidadari, karena berkah menghembuskan kelapangan di dada, mencerahkan keceriaan musim semi, meletupkan kegembiraan dan melahirkan kebahagiaan.
"Semoga Allah juga memberi berkah dalam duka", kesulitan dan kesempitan yang datang mendera. Dengan berkah, dalam badai dekapan menjadi lebih erat dan akan kebih menguatkan jalinan cinta
Berkah adalah kepekaan hati untuk bersikap benar dalam menghadapi setiap masalah dengan menggunakan dua kenderaan yang tidak peduli harus menunggang yang mana, yaitu kenderaan shabar dan syukur,
Keajaiban yang menakjubkan, karena shabar dan syukur sama baiknya, apapun posisinya adalah kemuliaan di sisi Allah dan bertambahnya kebaikan dalam setiap peristiwa yang kita alami. Syukur akan menyebabkan bertambahnya nikmat sedangkan shabar akan menyebabkan datangnya ganti yang kebih baik dari kehilangan dan kekurangan yang menimpa kita.
Barakah membawakan senyum meski air mata menitik. Barakah menyediakan rengkuhan dan belaian lembut di saat dada kita sesak oleh masalah.
Keimanan akan menumbuhkan kecintaan terhadap sesuatu yang diridhai oleh Allah,segalanya tampak Indah sebagai ibadah, menggerakkan perbaikan dan menyejukkan hati, dalam kebersamaan terasa betapa ampuh kekuatan cinta.
Iman akan mengalirkan kebaikan ke seluruh bagian tubuh dan persendian, memancarkan cahaya kesucian, kejujuran dan kebenaran dalam kehidupan.
Pasangan hidup dalam sebuah pernikahan adalah penyempurna agama, penjaga ketaatan dan ladang tempat kebaikan tumbuh dan mekar sebagai terminal awal gerakan dakwah dan jihad.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar